Pernah dong makan bihun bebek? Yang rasanya kaya masakan obat2an dari tiongkok sana, yang untuk menambah stamina tubuh? Pastinya pada tahu deh yah.....
Sabtu kemarin mertua bikin bihun bebek. Bahan2nya bisa2nya mertua deh, alias asal2 nebak hehehehe....tapi biarpun asal nebak tetap aja masakan mertua tuh T O P B G T.
Resepnya gini nih (as usual ga ada takarannya yah):
Bahan :
Bihun
Bebek 1 ekor
Ki ci
Yo sem chiu
Jahe 2 iris tipis
Garam secukupnya
Air
Daun Selada
Daun Bawang potong halus
Daun yen sui *duh, nama kerennya apa yah? daun ketumbar bukan? Kayanya iya deh :P*
Cara membuat sup:
1. Masukkan bebek yang sudah dipotong2, ki ci, yo sem chiu, irisan jahe, air ke dalam panci presto. Tutup pake tutup pancinya *ya iyalah, ga mungkin pake tutup kuali, kebesaran lagee :P *
2. Colokkan steckernya *emang penting yah?*, pilih masakan "soup". Tunggu sampe lampu merah dilampu indikator berubah menjadi kuning.
3. Buat yang ga pake panci presto, masak aja tuh bebek kaya biasa mo masap sup yah :)
4. Begitu matang, tambahkan garam, aduk2 rata dan dicoba sampe rasanya pas.
Siapkan bihun :
1. Bihun direndam dan ditiriskan.
2. Didihkan air secukupnya *kalo bihunnya banyak rebus airnya banyakan, kalo ga ntar bihunnya ga kerendam semua waktu direbus. Kalo bihunnya dikit jangan masak air terlalu banyak....sayang aja gasnya terbuang percuma buat didihin air banyak padahal sebenarnya ga perlu*.
3. Setelah bihun matang segera angkat dan tiriskan.
4. Campurkan minyak makan ke bihun biar ga lengket. Aduk2 supaya minyaknya merata.
Cara menghidangkan :
1. Siapkan mangkok *jangan pake piring, susah nampung supnya ntar*.
2. Masukkan daun selada, susun bihun di atasnya, taburkan yen sui diatasnya.
3. Masukkan sop bebek beserta daging dan isi2 sop lainnya ke mangkok bihun tadi. Dopnya musti panas2 yah biar sayur2annya bisa sedikit matang.
4. Segera dimakan dalam kondisi panas :D
Rasanya? Enyaaaaakkkk.....Gw habis 2 mangkok lho *mangkoknya ga ikutan habis yah hehehehe*
NB : Fotonya nyusul yah :D
Showing posts with label mertua. Show all posts
Showing posts with label mertua. Show all posts
Monday, August 3, 2009
Wednesday, May 27, 2009
Bakcang & Kicang
Sampe saat ini gw paling doyan bikinan mertua. Ini gw sharing cara pembuatannya yah *tapi tetap takarannya kira2 sendiri aja*, tapi cara membungkusnya ga ada, soalnya mertua bikinnya pas gw masih di kantor. Begitu pulang, tuh bakcang udah siap utk dimakan, hehehehe.....
Resep Bakcang
Bahan :
1. Beras ketan *pastinya* + sedikit beras biasa biar ga eneg
2. Daging sam-can
3. Jamur payung a.k.a hioko
4. Sosis b*bi a.k.a lapchiong dipotong2 serong
5. Kacang ijo tanpa kulit direndam air hingga mengembang, tiriskan
6. Kuning telur bebek asin
7. Ebi, rendam air sebentar kemudian diblender halus
8. Lakci *yang ini gw ga tahu nama lainnya* rendam, buang kulitnya dan tiriskan
9. Cabe rawit *buat yang suka*
10. Bawang putih cincang *buanyak*
11. Bubuk Gohiong & bubuk b*abihong
12. Kecap manis, kecap asin, garam, gula, merica secukupnya
13. Daun bambu
14. Tali untuk pengikat
Cara Membuat :
1. Daun bambu direbus, kemudian direndam dengan air dingin dan diusap bersih dengan lap. Tujuannya agar bulu2 halus pada daun terlepas.
2. Beras ketan direndam air, kemudian ditiriskan.
3. Tumis bawang putih, masukkan samcan, kecap manis, gula, garam, merica, bubuk gohiong. Masukkan hioko, tumis sampai harum dan air yang keluar dari daging mengering. Angkat & sisihkan.
4. Tumis bawang putih, masukkan ebi, gula, kecap manis, bubuk gohiong dan merica. Tumis hingga harum, angkat.
5. Tumis bawang putih, masukkan beras ketan, kecap manis, kecap asin, garam, merica, bubuk b*bihong. Angkat.
6. Mulai bungkus bakcang dengan memasukkan bahan 1 per satu : beras, kacang ijo, samcan, hioko, lakci, lapchiong, kuning telur asin, ebi, cabe rawit. Ikat dengan tali
7. Masak air dalam panci rebusan.
8. Setelah bakcang selesai dibungkus dan air mendidih, masukkan bakcang, rebus selama 4 jam. Angkat dan tiriskan.
NB : Semua isi bakcang & beras yang ditumis dicicipin dulu rasanya. Jangan keasinan dan jangan tawar, soalnya setelah direbus rasanya ga akan berubah.
Ebi dan lapchiong ga ada fotonya, soalnya gw ga ditempat waktu dieksekusi ama mertua ^0^

Kicang
Bahan :
1. Beras ketan *yang ini musti dipilih, ga boleh ada campuran beras biasa*
2. Air abu
3. Daun bambu
4. Tali pengikat
Cara membuat :
1. Beras direndam air, kemudian ditiriskan.
2. Campur air abu ke beras ketan, biarkan sebentar. Pada tahap ini beras akan berwarna kuning kehijauan.
3. Bungkus tapi jangan terlalu penuh agar beras bisa mengembang. Ikat.
4. Rebus selama 6 jam. Angkat, tiriskan.
NB : Kicang ga boleh direbus melebihi 6 jam, karena warnanya bakal berubah kecoklatan, bukan kuning kehijauan lagi.
Kicang ini enaknya dimakan bersama srikaya.
Selamat menikmati ^_^.....
Resep Bakcang
Bahan :
1. Beras ketan *pastinya* + sedikit beras biasa biar ga eneg
2. Daging sam-can
3. Jamur payung a.k.a hioko
4. Sosis b*bi a.k.a lapchiong dipotong2 serong
5. Kacang ijo tanpa kulit direndam air hingga mengembang, tiriskan
6. Kuning telur bebek asin
7. Ebi, rendam air sebentar kemudian diblender halus
8. Lakci *yang ini gw ga tahu nama lainnya* rendam, buang kulitnya dan tiriskan
9. Cabe rawit *buat yang suka*
10. Bawang putih cincang *buanyak*
11. Bubuk Gohiong & bubuk b*abihong
12. Kecap manis, kecap asin, garam, gula, merica secukupnya
13. Daun bambu
14. Tali untuk pengikat
Cara Membuat :
1. Daun bambu direbus, kemudian direndam dengan air dingin dan diusap bersih dengan lap. Tujuannya agar bulu2 halus pada daun terlepas.
2. Beras ketan direndam air, kemudian ditiriskan.
3. Tumis bawang putih, masukkan samcan, kecap manis, gula, garam, merica, bubuk gohiong. Masukkan hioko, tumis sampai harum dan air yang keluar dari daging mengering. Angkat & sisihkan.
4. Tumis bawang putih, masukkan ebi, gula, kecap manis, bubuk gohiong dan merica. Tumis hingga harum, angkat.
5. Tumis bawang putih, masukkan beras ketan, kecap manis, kecap asin, garam, merica, bubuk b*bihong. Angkat.
6. Mulai bungkus bakcang dengan memasukkan bahan 1 per satu : beras, kacang ijo, samcan, hioko, lakci, lapchiong, kuning telur asin, ebi, cabe rawit. Ikat dengan tali
7. Masak air dalam panci rebusan.
8. Setelah bakcang selesai dibungkus dan air mendidih, masukkan bakcang, rebus selama 4 jam. Angkat dan tiriskan.
NB : Semua isi bakcang & beras yang ditumis dicicipin dulu rasanya. Jangan keasinan dan jangan tawar, soalnya setelah direbus rasanya ga akan berubah.
Ebi dan lapchiong ga ada fotonya, soalnya gw ga ditempat waktu dieksekusi ama mertua ^0^

Kicang
Bahan :
1. Beras ketan *yang ini musti dipilih, ga boleh ada campuran beras biasa*
2. Air abu
3. Daun bambu
4. Tali pengikat
Cara membuat :
1. Beras direndam air, kemudian ditiriskan.
2. Campur air abu ke beras ketan, biarkan sebentar. Pada tahap ini beras akan berwarna kuning kehijauan.
3. Bungkus tapi jangan terlalu penuh agar beras bisa mengembang. Ikat.
4. Rebus selama 6 jam. Angkat, tiriskan.
NB : Kicang ga boleh direbus melebihi 6 jam, karena warnanya bakal berubah kecoklatan, bukan kuning kehijauan lagi.
Kicang ini enaknya dimakan bersama srikaya.
Selamat menikmati ^_^.....
Saturday, May 23, 2009
Char-Siu-No-Mai-Fan
Awalnya masakan ini adalah makanan orang Kong-Hu, dan gw suka banget. Nyari yang jual susah2 gampang, dan yang enak kayanya dah ga ada deh. Maksudnya yang jualan sekarang rasanya so-so lah...ga terlalu enak, tapi dibilang ga enak juga ga.
Untungnya gw punya mertua yang ternyata pande masak makanan ini. Ga nyangka deh, padahal mertua gw bukan orang kong-hu lho. Malah gw yang keturunan kong-hu tulen kaga bisa masaknya.
Hari Kamis kemarin mertua masak ini di rumah. Jadinya gw intip2 deh bahannya, diingat2 dan ditulis di blog ini. Biar lain kali kalo gw perlu masak sendiri udah tahu bahannya apa saja. Tapi berhubung ini resep hasil intipan dan memang mertua masaknya juga pake takaran kira2, jadi gw ga tulis takarannya yah. Kira2 aja ;)
Bahan :
1. Beras pulut putih direndam air biar mengembang *dicampur sedikit beras biasa biar ga terlalu eneg*
2. Bawang putih dihaluskan
3. Ebi kecil direndam air sebentar *kalo pake ebi gede, dihaluskan yah. Trus ngerendamnya jangan lama2 biar wanginya ga hilang*
4. Jamur payung alias hioko, rendam air panas kemudian dipotong kecil2
5. Char-siu alias daging babi panggang merah dipotong halus
6. Cabe merah dipotong kecil2, dicuci dan dibuang bijinya agar tidak terlalu pedas.
7. Garam, kecap kental manis, merica dan air secukupnya.
8. Kalo suka, tambahkan bubuk bakcang
9. Daun bawang dipotong halus
10. Bawang goreng
11. Minyak untuk menumis.
Cara memasak :
1. Panaskan wajan, masukkan minyak makan dan tumis bawang putih hingga harum.
2. Masukkan ebi, tumis hingga harum.
3. Masukkan hioko & char-siu, kemudian masukkan beras pulut, tumis dan aduk2 hingga bahan tercampur rata.
4. Tambahkan garam, merica, cabe dan kecap manis *+bubuk bakcang*. Aduk rata.
5. Masukkan air. Jika menggunakan beras pulut semua, air yang dibutuhkan harus tepat menutupi beras. Jika menggunakan campuran beras biasa, air perlu ditambahkan lagi sehingga melebihi tinggi beras.
6. Masak hingga air mengering, kemudian seluruh campuran beras tadi dipindahkan ke dandang. Masak dengan cara didandang *seperti dikukus*.
7. Setelah matang, disajikan dengan daun bawang dan bawang goreng.
NB : Foto2nya lupa, soalnya keasyikan makan, hehehe....
Kalo ditambah bubuk bakcang, rasanya kaya makan bakcang tapi tanpa dibungkus daun.
Untungnya gw punya mertua yang ternyata pande masak makanan ini. Ga nyangka deh, padahal mertua gw bukan orang kong-hu lho. Malah gw yang keturunan kong-hu tulen kaga bisa masaknya.
Hari Kamis kemarin mertua masak ini di rumah. Jadinya gw intip2 deh bahannya, diingat2 dan ditulis di blog ini. Biar lain kali kalo gw perlu masak sendiri udah tahu bahannya apa saja. Tapi berhubung ini resep hasil intipan dan memang mertua masaknya juga pake takaran kira2, jadi gw ga tulis takarannya yah. Kira2 aja ;)
Bahan :
1. Beras pulut putih direndam air biar mengembang *dicampur sedikit beras biasa biar ga terlalu eneg*
2. Bawang putih dihaluskan
3. Ebi kecil direndam air sebentar *kalo pake ebi gede, dihaluskan yah. Trus ngerendamnya jangan lama2 biar wanginya ga hilang*
4. Jamur payung alias hioko, rendam air panas kemudian dipotong kecil2
5. Char-siu alias daging babi panggang merah dipotong halus
6. Cabe merah dipotong kecil2, dicuci dan dibuang bijinya agar tidak terlalu pedas.
7. Garam, kecap kental manis, merica dan air secukupnya.
8. Kalo suka, tambahkan bubuk bakcang
9. Daun bawang dipotong halus
10. Bawang goreng
11. Minyak untuk menumis.
Cara memasak :
1. Panaskan wajan, masukkan minyak makan dan tumis bawang putih hingga harum.
2. Masukkan ebi, tumis hingga harum.
3. Masukkan hioko & char-siu, kemudian masukkan beras pulut, tumis dan aduk2 hingga bahan tercampur rata.
4. Tambahkan garam, merica, cabe dan kecap manis *+bubuk bakcang*. Aduk rata.
5. Masukkan air. Jika menggunakan beras pulut semua, air yang dibutuhkan harus tepat menutupi beras. Jika menggunakan campuran beras biasa, air perlu ditambahkan lagi sehingga melebihi tinggi beras.
6. Masak hingga air mengering, kemudian seluruh campuran beras tadi dipindahkan ke dandang. Masak dengan cara didandang *seperti dikukus*.
7. Setelah matang, disajikan dengan daun bawang dan bawang goreng.
NB : Foto2nya lupa, soalnya keasyikan makan, hehehe....
Kalo ditambah bubuk bakcang, rasanya kaya makan bakcang tapi tanpa dibungkus daun.
Wednesday, January 21, 2009
Oco Cake
Ini resep dari mertua. Biasanya dibuat menjelang imlek. Tapi berhubung mertua lagi ga di Medan, imlek tahun ini ga ada kue ini deh.
Bahan :
Spekoek I
30 butir kuning telur
7 butir putih telu
600 gr mentega
500 gr gula
200 gr tepung terigu
3 sdm susu kental
2 sdm rhum
3 sdm bumbu spekoek
Spekoek II
20 butir kuning telur
4 butir putih telur
500 gr mentega
300 gr gula
150 gr tepung terigu
2 sdm susu kental
1 1/2 sdm rhum
2 sdm bumbu spekoek
Oco Cake
30 butir kuning telur
2 butir putih telur
500 gr mentega
300 gr gula
150 gr tepung terigu
2 sdm rhum
1 bungkus oco
Cara membuat :
1. Mentega + sedikit gula dikocok sampai putih.
2. Putih telur + gula dikocok sampai kembang. Masukkan kuning telur + susu kental + rhum, kocok. Terakhir masukkan tepung terigu.
Tuang adonan ini ke mentega yang sudah dikocok.
3. Panggang selapis-selapis. 2 lapisan bawah dipanggang dengan api bawah, selanjutnya pakai api atas. Adonan jangan terlalu tipis. Setiap lapisan dioles mentega.
4. Untuk oco cake, setiap 3 lapis ditaruh oco.
Bahan :
Spekoek I
30 butir kuning telur
7 butir putih telu
600 gr mentega
500 gr gula
200 gr tepung terigu
3 sdm susu kental
2 sdm rhum
3 sdm bumbu spekoek
Spekoek II
20 butir kuning telur
4 butir putih telur
500 gr mentega
300 gr gula
150 gr tepung terigu
2 sdm susu kental
1 1/2 sdm rhum
2 sdm bumbu spekoek
Oco Cake
30 butir kuning telur
2 butir putih telur
500 gr mentega
300 gr gula
150 gr tepung terigu
2 sdm rhum
1 bungkus oco
Cara membuat :
1. Mentega + sedikit gula dikocok sampai putih.
2. Putih telur + gula dikocok sampai kembang. Masukkan kuning telur + susu kental + rhum, kocok. Terakhir masukkan tepung terigu.
Tuang adonan ini ke mentega yang sudah dikocok.
3. Panggang selapis-selapis. 2 lapisan bawah dipanggang dengan api bawah, selanjutnya pakai api atas. Adonan jangan terlalu tipis. Setiap lapisan dioles mentega.
4. Untuk oco cake, setiap 3 lapis ditaruh oco.
Wednesday, July 16, 2008
Fu Yung Hai ala Mertua
Bahan :
Bengkoang - diparut halus
Wortel - diparut halus
Buncis - iris tipis
Udang - buang kulitnya
Kepiting - ambil dagingnya saja
Daun bawang
Telur ayam
Bawang putih
Garam
Minyak goreng secukupnya
Cara memasak :
1. Masukkan minyak goreng, tumis bawang putih. Masukkan daging udang & kepiting. Angkat. Jangan terlalu lama agar udang tidak keras.
2. Masukkan minyak goreng, tumis bawang putih. Masukkan bengkoang, aduk. Masukkan wortel & buncis, aduk hingga layu.
3. Beri sedikit garam, tumis sampai matang.
4. Masukkan daging udang & kepiting yang sudah dimasak tadi. Masukkan telur ayam. Aduk hingga merata, angkat.
Catatan : jika hasil masakan telur ayam belum terlalu terlihat, boleh ditambahkan lagi.
Bengkoang - diparut halus
Wortel - diparut halus
Buncis - iris tipis
Udang - buang kulitnya
Kepiting - ambil dagingnya saja
Daun bawang
Telur ayam
Bawang putih
Garam
Minyak goreng secukupnya
Cara memasak :
1. Masukkan minyak goreng, tumis bawang putih. Masukkan daging udang & kepiting. Angkat. Jangan terlalu lama agar udang tidak keras.
2. Masukkan minyak goreng, tumis bawang putih. Masukkan bengkoang, aduk. Masukkan wortel & buncis, aduk hingga layu.
3. Beri sedikit garam, tumis sampai matang.
4. Masukkan daging udang & kepiting yang sudah dimasak tadi. Masukkan telur ayam. Aduk hingga merata, angkat.
Catatan : jika hasil masakan telur ayam belum terlalu terlihat, boleh ditambahkan lagi.
Monday, July 7, 2008
Bakso Udang (He Wan)
Nah, yang satu ini salah satu resep andalannya mertua. Dimanapun dan siapapun kalo udah ketemu makanan yang satu ini pasti ngacungin jempol buat mertua. Dan pastinya....bakso udang ini cepat banget habis hahahaha.....
Bahan-bahannya :
1/2 kg udang, dikupas, buang nadi tengahnya
2 ons (kurang lebih) lemak babi
1 butir telur ayam
3 sdm tepung kanji
Garam, merica, kecap asin secukupnya
Cara membuat :
1. Blender lemak babi sampai benar-benar halus. Kemudian masukkan udang yang sudah dikupas, blender sebentar, tidak perlu terlau halus agar daging udangnya masih terasa saat dimakan.
2. Masukkan telur, garam, kecap, merica, dan tepung, aduk rata.
3. Bentuk bulat dengan sendok dan goreng dengan api kecil sampai kuning keemasan, angkat.
Bahan-bahannya :
1/2 kg udang, dikupas, buang nadi tengahnya
2 ons (kurang lebih) lemak babi
1 butir telur ayam
3 sdm tepung kanji
Garam, merica, kecap asin secukupnya
Cara membuat :
1. Blender lemak babi sampai benar-benar halus. Kemudian masukkan udang yang sudah dikupas, blender sebentar, tidak perlu terlau halus agar daging udangnya masih terasa saat dimakan.
2. Masukkan telur, garam, kecap, merica, dan tepung, aduk rata.
3. Bentuk bulat dengan sendok dan goreng dengan api kecil sampai kuning keemasan, angkat.
Ayam Pop Ala Mertua
Ini ayam pop ala mertua. Enak dan gampang buatnya. Biasanya kalo digoreng begini bakal habis 1 ekor ayam dimakan bertiga aja, hehehe *rakus*.
Bahan :
1 ekor Ayam, dibersihin dan dipotong2
Garam, merica, kecap asin, jeruk nipis secukupnya
Tepung terigu secukupnya.
Cara membuat :
1. Masukkan garam, merica, kecap asin & jeruk nipi ke daging ayam yang sudah dibersihkan dan dipotong2. Biarkan sebentar agar bumbu meresap.
2. Saat akan digoreng, masukkan tepung terigu sedikit ke daging ayam yang sudah diberi bumbu, aduk rata.
3. Goreng dengan api sedang. Jangan sering dibolak-balik. Goreng sampai kuning keemasan kemudian diangkat dan ditiriskan.
Bahan :
1 ekor Ayam, dibersihin dan dipotong2
Garam, merica, kecap asin, jeruk nipis secukupnya
Tepung terigu secukupnya.
Cara membuat :
1. Masukkan garam, merica, kecap asin & jeruk nipi ke daging ayam yang sudah dibersihkan dan dipotong2. Biarkan sebentar agar bumbu meresap.
2. Saat akan digoreng, masukkan tepung terigu sedikit ke daging ayam yang sudah diberi bumbu, aduk rata.
3. Goreng dengan api sedang. Jangan sering dibolak-balik. Goreng sampai kuning keemasan kemudian diangkat dan ditiriskan.
Friday, July 4, 2008
Udang Saos Tiram = Ayam Saos Tiram
Resep ini gampang banget masaknya. Simple dan cepat...dan pastinya enak :) Takarannya kikra2 aja yah, liat waktu mertua masak.
Bahan :
8 ekor Udang , kupas kulit dan belah punggungnya
2 siung Bawang merah diiris halus
2 sdm Lee Kum Ke (Saos Tiram)
1 sdm Gula
1 sdm Margarine
Sedikit air (jika kekentalan)
Cara memasak :
1. Tumis udang sebentar. Jangan terlalu matang karena daging udang bisa keras. Cukup sampai udang mulai membungkuk langsung diangkat.
2. Tumis bawang merah, masukkan Lee Kum Kee. Masak dengan api kecil.
3. Masukan gula. Tambahkan air jika saos terlalu kental.
4. Masukkan margarine, aduk rata.
5. Masukkan udang yang sudah ditumis, aduk sebentar agar saos meresap. Angkat sebelum udang mengeras.
Untuk resep ayam saos tiram tinggal ganti udang dengan daging ayam. Daging ayamnya digoreng dulu baru dimasak.
Bahan :
8 ekor Udang , kupas kulit dan belah punggungnya
2 siung Bawang merah diiris halus
2 sdm Lee Kum Ke (Saos Tiram)
1 sdm Gula
1 sdm Margarine
Sedikit air (jika kekentalan)
Cara memasak :
1. Tumis udang sebentar. Jangan terlalu matang karena daging udang bisa keras. Cukup sampai udang mulai membungkuk langsung diangkat.
2. Tumis bawang merah, masukkan Lee Kum Kee. Masak dengan api kecil.
3. Masukan gula. Tambahkan air jika saos terlalu kental.
4. Masukkan margarine, aduk rata.
5. Masukkan udang yang sudah ditumis, aduk sebentar agar saos meresap. Angkat sebelum udang mengeras.
Untuk resep ayam saos tiram tinggal ganti udang dengan daging ayam. Daging ayamnya digoreng dulu baru dimasak.
Friday, February 15, 2008
Gado-gado Vietnam
Ini menu yang dibuat ama mertua gw kemarin, hasilnya enak banget. Kapan2 perlu dicoba deh *maksudnya gw coba sendiri, hehehe....pas mertua ke Jakarta misalnya*.
Bahan sayur:
- Sayur kol diiris tipis, direbus (bentar aja biar masih garing)
- Taoge direbus bentar
- Sayur selada bongkor *bahasa sini pole chai*, diiris tipis
- Mentimun dibuang bijinya, diiris tipis, beri sedikit cuka & gula & garam, diaduk
- Wortel dipotong korek tipis2, beri sedikit cuka & gula & garam, diaduk
- Daging ayam direbus dan disuwir-suwir
Bahan taburan:
- Kacang tanah, digoreng, diblender halus
Bahan soup:
- Kencong, iris tipis
- Bawang merah, iris tipis
- Cabe merah iris tipis
- Semua bahan dicampur, diberi cuka, garam dan gula. Tambahkan air.
Semua bahan di atas dicampur......jadi deh. Yummy....
Bahan sayur:
- Sayur kol diiris tipis, direbus (bentar aja biar masih garing)
- Taoge direbus bentar
- Sayur selada bongkor *bahasa sini pole chai*, diiris tipis
- Mentimun dibuang bijinya, diiris tipis, beri sedikit cuka & gula & garam, diaduk
- Wortel dipotong korek tipis2, beri sedikit cuka & gula & garam, diaduk
- Daging ayam direbus dan disuwir-suwir
Bahan taburan:
- Kacang tanah, digoreng, diblender halus
Bahan soup:
- Kencong, iris tipis
- Bawang merah, iris tipis
- Cabe merah iris tipis
- Semua bahan dicampur, diberi cuka, garam dan gula. Tambahkan air.
Semua bahan di atas dicampur......jadi deh. Yummy....
Subscribe to:
Posts (Atom)