
Sumber : 35 Variasi Resep-resep Cheesecake by Yasaboga
Campur dan Ayak:
50 gr tepung terigu
50 gr tepung maizena

Bahan:
60 gr mentega tawar
250 gr cream cheese, biarkan pada suhu ruang
120 ml whip cream
3 kuning telur
1 butir telur
5 putih telur
2 sdt parutan kulit jeruk lemon
1/8 sdt garam
125 gr gula pasir halus
1 sdt air jeruk lemon
Topping: (Aku ga pake, udah enak sih)
2 sdm selai apricot)
2 sdm air
Cara Membuatnya:
Siapkan loyang, alasi kertas roti, olesi mentega.
Pasang oven 150 derajat
Celsius, masukkan alas loyang yang diisi air.
Campur mentega, cream cheese dan whip cream dalam wadah. Didihkan dengan api kecil, aduk hingga lembut, angkat dari api.
Masukkan campuran tepung, aduk rata. Masukkan kuning telur, aduk rata.
Masukkan kulit jeruk lemon, aduk rata, sisihkan.
Kocok putih telur hingga berbusa, masukkan gula dan air jeruk lemon sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai terbentuk kerucut-kerucut tumpul (soft peak).
Tuang 1/3 adonan putih telur ke adonan cream cheese, aduk rata. Tuang campuran ini ke sisa adonan putih telur, aduk rata. Tuang adonan ke loyang, panggang dengan cara au bain marie, kurang lebih 75 menit sampai permukaan matang, kuning keemasan. Keluarkan dari oven.
Setelah benar-benar dingin, lepaskan cake dari loyang. Panaskan apricot glaze dan air, oleskan ke permukaan cheesecake.
Catatan : (sumber mbak Yeni Hoki & Widya Hidayat-NCC)
Jika menggunakan loyang oval, 1 resep ini jadinya 2 loyang JCC.
Gunakan telur ukuran kecil/sedang.
Tips Ala Shinta:
1. Gunakan bahan-bahan yang segar. Untuk telur gunakan yang ukuran kecil. Jangan ganti whipped cream dengan susu biasa, dijamin JCC-nya bisa basah.
2. Suggest-ku, lebih baik gunakan cream cheese Philly buat rasa yang nendang, atau Riverina untuk rasa yang cukup nendang tapi harga masih lumayan terjangkau. Selain itu, kedua merk cream cheese ini produknya lebih solid, jadi akan menghasilkan JCC yang firm (kokoh). Jika bersikukuh pakai ligt cream cheese merk Yummy yang cenderung lebih encer, tambahkan kurang lebih 3 sdm tepung terigu lagi dalam takaran tepung.
3. Jangan gunakan air terlalu banyak untuk au bain marie-nya, akan memperlama matangnya JCC. Masukan air setinggi kurang lebih 1 cm di loyang alas saat memanaskan oven.
4. Cek loyang alas, pastikan tidak bocor.
5. Untuk pengguna oven listrik : tips khusus dari aku nih, secara aku pakenya oven listrik juga :) Panaskan oven dengan suhu setinggi2nya (hehehe), lalu saat memasukan loyang JCC, gunakan api bawah saja untuk pemanggangan sampai 60 menit dengan suhu 200 derajat (sesuai tombol indikator oven), lalu gunakan api atas bawah dengan suhu 150 derajat. Pada tahap ini, jangan ditinggal-tinggal ovennya, bila permukaan JCC sudah cukup coklat sebelum habis jatah waktu pemanggangan, tutup permukaan dengan aluminium foil, lanjutkan pemanggangan.
6. Patuhi waktu pemanggangan untuk hasil JCC yang benar-benar matang. Jangan tertipu penampilan luar yang sudah kelihatan matang. Sebelum 70 menit, yakin deh, dalam JCC masih basah2 gitu...
7. Begitu matang, segera keluarkan JCC dari loyang. Dinginkan diatas rak kawat yang agak rapat.
Hmmm... kayanya segitu dulu deh tips-nya...
No comments:
Post a Comment