Mo cerita tentang PLN nih, khusus yang cabang Medan deh *soalnya gw ga tahu kalo di tempat lain*.
Kalo ga salah ingat sih, PLN Medan sejak 2005 sudah mengumumkan kerusakan genset. Akibatnya sering ada pemadaman. Awalnya sih masih beberapa hari sekali digilir pemadamannya. Kemudian setelah genset diperbaiki, selama beberapa bulan jarang ada pemadaman, namun ini hanya bertahan beberapa bulan aja *paling lama 3 bulan deh mungkin*. Lama kelamaan giliran pemadamannya semakin parah.
Dalam tahun 2006 saja *ini gw masih ingat betul* hampir setiap hari kita2 di Medan ini menderita kegelapan dan kepanasan minimal 4 jam. Kadang malah membengkak menjadi 2x4jam sehari. 4 bulan mendekati bulan puasa setiap hari digilir pemadaman listrik 2x4 jam sehari.
Yang mengherankan, tagihan listrik malah ga banyak berkurang padahal banyak pemadaman *harusnya kan selama pemadaman listrik ga digunakan sama sekali toh?*. Dan bagi yang menggunakan genset, biaya genset + tagihan listrik malah menjadikan kantong makin jebol. Blon lagi ada saatnya solar langka, sehingga pengguna genset juga kebingungan membeli bahan bakar.
Saat2 bahagia kami hanya ada di bulan puasa & lebaran, sekitar hari Natal & Tahun Baru, sebab pada saat2 itu pemadaman listrik mulai jarang *ga bisa dikatakan total ga padam seperti janji PLN, karena kadang2 masih digilir tapi waktunya ga sepanjang biasanya, paling 'hanya' 1-2 jam*. Di luar bulan2 itu adalah siksaan bagi kami. Ga mungkin dong tidur dari jam 8 malam, padahal kami baru saja pulang dari kantor dan kepanasan. Hidup seperti ga berarti karena setelah stress di kantor seharian, di rumah sama sekali tidak ada kegiatan hiburan yang bisa kami lakukan. Ga bisa membaca, ga bisa menonton, ga bisa mendengar lagu.
Sabtu lalu, tgl 9 Juni 2006 malah terjadi lagi pemadaman 2x4 jam dalam sehari.
Dan herannya, selama masa 'penyiksaan tanpa listrik' ini para pejabat tidak perlu merasakan kesusahan kami para rakyat biasa. Soalnya di rumah2 pejabat selalu dialiri listrik yang gw yakin pemakaiannya jauh lebih boros daripada rakyat. Masyarakat yang tinggal di daerah yang sejalur ama pejabat patut bersyukur karena mereka juga kecipratan rejeki ga ada pemadaman listrik. Seharusnya jika memang daya listrik berkurang, tidak boleh ada diskriminasi seperti itu. Para pejabat juga harusnya merasakan yang dialami oleh rakyat banyak, sehingga mereka bisa mengerti kesulitan rakyat. Selain itu, mungkin dengan begitu maka kinerja BUMN2 bisa lebih di'push' agar lebih baik.
Saat ini sudah ada pengumuman lagi dari PLN, sejak tgl 13 Juni 2007 s/d bulan Agustus bakal ada pemadaman listrik setiap hari selama 4 jam *'minimal' gw yakin*. Moga2 kondisi ini cepat membaik untuk selamanya, bukan hanya sementara seperti yang sudah kami rasakan beberapa tahun belakangan ini. Jika tidak membaik, perekonomian Medan akan hancur, investor aja bakal mikir 1000x buat mendirikan pabrik di Medan *bayangkan additional cost yang harus dikeluarkan buat solar genset setiap pemadaman lsitrik*.
Semoga aparat yang berwenang lebih peduli akan hal ini dan menjadikan segalanya lebih baik....Amin....
No comments:
Post a Comment