Hari ini adalah hari pernikahan kedua 'SC' Direktur Bussiness & Development. Pengantin wanitanya adalah 'F' Manager HRD di perusahaan yang sama, yang juga adalah mantan sekretarisnya.
Gw disini bukan mo bahas kisah percintaan atau kehidupan mereka *yang mana gw juga ga tahu*. Gw mo bahas mengenai pernikahan itu sendiri *tahu kan kalo gw ini suka banget ama yang menyangkut wedding?*
Mereka ngambil paket bridal adri Iskandar Leonardi, satu2nya bridal termahal di kota ini. Kenapa gw bilang satu2nya? Yah, karena dengan hasil yang sama di bridal lain harganya sangat mahal. Dulu gw pernah nanya2 di Iskandar, katanya paket termurah agar bisa difoto di Leonardi adalah 40 juta, itupun harga 2-3 tahun lalu. Kebayang ga, di bridal lain saat itu harga paket termahal hanya belasan juta, ini paket termurah 40juta. Hasil fotonya menurut gw biasa aja *foto indoor*, cuman utk close up dan make up emang bagus *bahkan makeupnya bagus banget, 4 thumbs up deh*.
Trus utk persiapan kayanya agak terburu2 kayanya, mungkin karena F terlalu sibuk dan tidak mendelegasikan tugas agar bisa dibantu orang lain. Kabar yang beredar dari sumber terpercaya sih, untuk elektronik di kamar pengantin (tv, ac, dll) diurus oleh bagian purchasing. Undangan tidak dicetak, hanya menggunakan undangan dari restoran Taipan (Capital Building), tempat resepsi diadakan. Undangan itu diprint oleh anggota HRD, ditempel sticker mengkilap bentuk love bertulisan 'shuang xi' or 'double happiness' dan kemudian dibagiin. Souvenir udah dipesan jauh2 hari berupa payung *katanya....gw ga tahu, ntar malam dibuktikan deh*.
Konyolnya, karena tidak mencetak undangan, jadinya ucapan terima kasih juga tidak dicetak. Ketahuannya baru hari Rabu kemarin, setelah merias kamar pengantin si F buru2 ke pabrik minta diurusin ke percetakan utk cetak ucapan terima kasih. Kamis kartunya selesai, dan tugas anggota HRD lagi utk mengikatkannya dengan souvenir.
Kamis sore diumumkan bahwa Jumat akan ada acara makan bersama, jadi sayur rantang ditiadakan dan nasi juga tidak ditanak. Dipikiran sih sudah terbayang "nasi kotak Garuda, Nasi Kotak ACC, Nasi Kotak Miramar, Nasi Jumbo" *boleh dong ber-angan2, kan bos gituloh yang merit*.....ternyata sampai 12.30 nasinya baru nyampe. Udah gitu ternyata "nasi Kotak Selamat Menikmati" *tahu dong kotak2 pink-putih yang dijual di pasaran dengan tulisan 'selamat menikmati' itu*. Waduh, udah nunggu lama2 dan kelaparan nasinya ga sesuai harapan, jadi kecewa deh. Udah gitu karena mesannya dari warung yang ga biasa handle partai besar jadinya keteter, banyak molor dan salahnya. Semua nasi dari trip 2 sayurnya tidak lengkap, ada yang kurang perkedel, daun singkong, rendang kentang...pokoknya seru deh berantakannya.
Jadi siang ini pada Manager pergi ke rumah SC untuk melihat pengantin. Ntar malam kita kondangannya bos. Penerima tamu kebanyakan laki2, yang cewe dari kantor cuman 4 orang (2 dari kantor medan : Juliani 'kasir', Che2 'adm kasir'; 2 orang dari KIM : Nurhamida/Ing2 'MR' dan Yenny 'marketing'). Kali ini ga ada dana buat makeup, jadi penerima tamu musti makeup sendiri.
Jadi ntar malam mo kesana. Senin baru disambung hasil reviewnya yah.
Saturday, June 9, 2007
Wednesday, June 6, 2007
Promo
Tgl 8 kemarin gw telpon ke Permatabank buat nutup kartu Manhattan gw (ingat kan, yang bermasalah itu loh). Ternyata musti disambungkan ke bagian Manhattannya *beda loh call centre Manhattan dan Kartu Kredit Permata*. Dan ternyata yang ngurus Manhattan lagi online semua, jadi gw titip pesan aja. Alasan yang gw nutup kartu itu karena gw ditagih annual fee *ga mo rugi, hehehe*, padahal waktu apply kan mo bantu iparnya sepupu gw dan katanya free annual fee.
Senin tgl 4 gw ditelpon kembali ama orang Manhattannya. Trus dikonfirmasi lagi alasan penutupan kartu, dan ditanyain nama orang yang mengatakan free itu. Kebetulan gw ga ingat lagi namanya *bodo...toh orang bank kan punya data lengkapnya*. Trus dijelasin kalo kartu Manhattan emang ga ada free annual feenya. Tapi gw diikutkan ke program musti gesek minimal 100rb terhitung sejak tgl 4 Juni - 31 July 2007. Jika terpenuhi, maka annual fee gw bebas.
Ya udah, gw terima aja, ntar mo check ada program apa aja di Medan. Kalo lumayan banyak program menarik kayanya asik juga *misalnya beli karcis bioskop 1 free 1, makan di resto disc 50%, nginap hotel dapat diskon juga, dll*.
Trus yang promo Loreal kayanya ga bakal dapat lagi deh. Ga jelas tuh pengaturannya dan webnya juga kurang jelas. Pasrah aja deh. Ntar kalo ada rezeki baru beli sendiri deh.
Senin tgl 4 gw ditelpon kembali ama orang Manhattannya. Trus dikonfirmasi lagi alasan penutupan kartu, dan ditanyain nama orang yang mengatakan free itu. Kebetulan gw ga ingat lagi namanya *bodo...toh orang bank kan punya data lengkapnya*. Trus dijelasin kalo kartu Manhattan emang ga ada free annual feenya. Tapi gw diikutkan ke program musti gesek minimal 100rb terhitung sejak tgl 4 Juni - 31 July 2007. Jika terpenuhi, maka annual fee gw bebas.
Ya udah, gw terima aja, ntar mo check ada program apa aja di Medan. Kalo lumayan banyak program menarik kayanya asik juga *misalnya beli karcis bioskop 1 free 1, makan di resto disc 50%, nginap hotel dapat diskon juga, dll*.
Trus yang promo Loreal kayanya ga bakal dapat lagi deh. Ga jelas tuh pengaturannya dan webnya juga kurang jelas. Pasrah aja deh. Ntar kalo ada rezeki baru beli sendiri deh.
Seminar Sehari Draft ISO 9001:2008
Kemarin seharian ikut seminar di Novotel Soechi yang diadain ama Pera Neville Clark. Judul seminarnya "Overview ISO 9001:2008 - Perubahan dan Implikasinya". Jadi yah seminar ini membahas masalah Draft ISO 9001 revisi ke-4 yang mungkin bakal dirilis tahun 2008 *masih ada kemungkinan diundur jika ada kritik selama proses voting sekarang ini*.
Pembicara seminarnya Bpk Kotama Guritno, cukup pintar membawakan sesi seminar ini. Penjelasan2nya juga cukup clear utk beberapa istilah yang selama ini terasa rancu dalam ISO 9001:2000, terutama istilah input design, output design, review design, verifikasi design dan validasi design. Supaya ga dilupakan, gw pengen masukin penjelasan bagian ini ke blog gw.
Dijelasinnya pake contoh aja yah, biar lebih jelas.
Misalnya : Bpk Anwar ingin membuat rumah, lalu digajilah seorang arsitek untuk merancang rumah idamannya. Pak Anwar hanya meminta agar rumah yang dibuat itu terasa nyaman dan adem saat masuk ke dalamnya *input design*. Sang arsitek kemudian mencoba menggambarkan rancangan rumah yang kira2 jika dibuat akan terasa nyaman dan adem, dengan komposisi tinggi dan kemiringan atap, jumlah dan letak jendela dan lubang angin yang memadai, tinggi bangunan, dll. Hasil rancangan arsitek berupa gambar itulah yang disebut ouput design. Kemudian design ini diajukan kepada Bapak Anwar, dan mengalami beberapa perubahan, baik berupa input dari pak Anwar maupun perbaikan oleh sang arsitek sendiri *inilah yang dinamakan review design*. Setelah rancangan gambar final, maka rancangan ini diserahkan kepada pemborong untuk membangun rumah sesuai gambar. Setelah rumah selesai dibangun, sang arsitek mengecek apakah pembangunan tersebut benar2 sesuai dengan gambarnya, proses ini disebut verifikasi design *mereview hasil dengan output design*. Kemudian dicobalah rumah tersebut, apakah sudah sesuai dengan permintaan Pak Anwar, apakah jika kita masuk kerumah tersebut terasa nyaman dan adem *ini yang disebut validasi design, jadi me-review hasil dengan input*.
Kesimpulannya tahapan design adaah sebagai berikut :
1. input design
2. output design
3. review design : mempelajari kembali output design
4. verifikasi design : mereview hasil terhadap output
5. validasi design : mereview hasil terhadap input
Ini juga berlaku utk design berupa jasa, misalnya promosi. Namun jika input designnya sudah berupa bahasa teknis, maka tahapan2 design ini tidak berlaku lagi (dalam ISO 9001), karena ini berarti customer sudah mendesign sendiri dan kita hanya perlu memproduksi. Jika customer memberikan bahasa umum atau memberi contoh untuk ditiru, maka kita perlu melalui tahapan design.
Overall gw puas dengan seminar kemarin, hanya saja ruangan di Novotel ini banyak serangga2 kecil yang beterbangan. Serangga2 ini biasanya terlihat di sekitar buah dan makanan, sejenis nyamuk kayanya. Soalnya gw ama temen gw digigit, dan hasil gigitannya ternyata bentol dan terasa gatel. Selain itu selama seminar diganggu ama serangga itu yang beterbangan kian kemari bener2 mengganggu konsentrasi.
Moga2 kelak jika seminar ga diadakan di hotel ini lagi. Pest controlnya payah.
Pembicara seminarnya Bpk Kotama Guritno, cukup pintar membawakan sesi seminar ini. Penjelasan2nya juga cukup clear utk beberapa istilah yang selama ini terasa rancu dalam ISO 9001:2000, terutama istilah input design, output design, review design, verifikasi design dan validasi design. Supaya ga dilupakan, gw pengen masukin penjelasan bagian ini ke blog gw.
Dijelasinnya pake contoh aja yah, biar lebih jelas.
Misalnya : Bpk Anwar ingin membuat rumah, lalu digajilah seorang arsitek untuk merancang rumah idamannya. Pak Anwar hanya meminta agar rumah yang dibuat itu terasa nyaman dan adem saat masuk ke dalamnya *input design*. Sang arsitek kemudian mencoba menggambarkan rancangan rumah yang kira2 jika dibuat akan terasa nyaman dan adem, dengan komposisi tinggi dan kemiringan atap, jumlah dan letak jendela dan lubang angin yang memadai, tinggi bangunan, dll. Hasil rancangan arsitek berupa gambar itulah yang disebut ouput design. Kemudian design ini diajukan kepada Bapak Anwar, dan mengalami beberapa perubahan, baik berupa input dari pak Anwar maupun perbaikan oleh sang arsitek sendiri *inilah yang dinamakan review design*. Setelah rancangan gambar final, maka rancangan ini diserahkan kepada pemborong untuk membangun rumah sesuai gambar. Setelah rumah selesai dibangun, sang arsitek mengecek apakah pembangunan tersebut benar2 sesuai dengan gambarnya, proses ini disebut verifikasi design *mereview hasil dengan output design*. Kemudian dicobalah rumah tersebut, apakah sudah sesuai dengan permintaan Pak Anwar, apakah jika kita masuk kerumah tersebut terasa nyaman dan adem *ini yang disebut validasi design, jadi me-review hasil dengan input*.
Kesimpulannya tahapan design adaah sebagai berikut :
1. input design
2. output design
3. review design : mempelajari kembali output design
4. verifikasi design : mereview hasil terhadap output
5. validasi design : mereview hasil terhadap input
Ini juga berlaku utk design berupa jasa, misalnya promosi. Namun jika input designnya sudah berupa bahasa teknis, maka tahapan2 design ini tidak berlaku lagi (dalam ISO 9001), karena ini berarti customer sudah mendesign sendiri dan kita hanya perlu memproduksi. Jika customer memberikan bahasa umum atau memberi contoh untuk ditiru, maka kita perlu melalui tahapan design.
Overall gw puas dengan seminar kemarin, hanya saja ruangan di Novotel ini banyak serangga2 kecil yang beterbangan. Serangga2 ini biasanya terlihat di sekitar buah dan makanan, sejenis nyamuk kayanya. Soalnya gw ama temen gw digigit, dan hasil gigitannya ternyata bentol dan terasa gatel. Selain itu selama seminar diganggu ama serangga itu yang beterbangan kian kemari bener2 mengganggu konsentrasi.
Moga2 kelak jika seminar ga diadakan di hotel ini lagi. Pest controlnya payah.
Wednesday, May 30, 2007
Loreal Elseve
Minggu lalu ikutan daftar jadi member Loreal Elseve di www.myelseve.com. Ada promosi nih, 200 member pertama bakal dapetin masker Loreal Elseve yang pink. Selama ini kan gw pake yang kuning.
Iseng2 ikutan daftar deh, siapa tahu bisa dapat masker gratis *musti tulis statement about me*. Setelah itu katanya bakal dipelajari dan akan diemail kalo keanggotaan diterima. Selang beberapa hari dicek ternyata blon ada email juga. Trus daftar sekali lagi. Akhirnya tadi coba login ternyata bisa *kemarin2 masih ga bisa*.
Eh, jumlah membernya blon nyampe 200, berarti gw dapat dong maskernya?
Tapi ditunggu2 kog ga ada email yah dari Loreal. Gimana cara klaim hadiahnya? Lagian kita juga ga ngasih alamat, jadi ga mungkin bisa dikirim. Duh, bingung.
Trus tadi juga sekalian ngirim pertanyaan dan upload foto. ntar ditunggu lagi deh kapan ada email dari sana.
Note :Kayanya mobil kantor anby masih terus disambung sewanya. Dan kondisi di kantor makin tidak kondusif. Moga2 aja bisa membaik...atau kalo ga yah moga2 anby bisa dapat kerjaan baru yang jauh lebih baik dari TUM....Amin...
Iseng2 ikutan daftar deh, siapa tahu bisa dapat masker gratis *musti tulis statement about me*. Setelah itu katanya bakal dipelajari dan akan diemail kalo keanggotaan diterima. Selang beberapa hari dicek ternyata blon ada email juga. Trus daftar sekali lagi. Akhirnya tadi coba login ternyata bisa *kemarin2 masih ga bisa*.
Eh, jumlah membernya blon nyampe 200, berarti gw dapat dong maskernya?
Tapi ditunggu2 kog ga ada email yah dari Loreal. Gimana cara klaim hadiahnya? Lagian kita juga ga ngasih alamat, jadi ga mungkin bisa dikirim. Duh, bingung.
Trus tadi juga sekalian ngirim pertanyaan dan upload foto. ntar ditunggu lagi deh kapan ada email dari sana.
Note :Kayanya mobil kantor anby masih terus disambung sewanya. Dan kondisi di kantor makin tidak kondusif. Moga2 aja bisa membaik...atau kalo ga yah moga2 anby bisa dapat kerjaan baru yang jauh lebih baik dari TUM....Amin...
Monday, May 28, 2007
Sabtu Petisah, Minggu Banjir
Pengen cerita tentang kegiatan Sabtu dan Minggu kemarin.
------------------
Sabtu, 26 Mei 2007
==================
Pulang kerja langsung ke rumah ortu. Disana ditawarin marquisa ama bokap (bikinan sendiri buat dijual...asli home made loh). trus gw ngambil kotak buat nampung tas2 gw ('biz berserak sih kalo ga dikotakin).
Trus berangkat bareng Ty-ty ke toko, trus ke pasar deh. Di Petisah gw nyari serum buat rambut dan body lotion. Beli serum 20rb, trus body lotion Rivera 10rb. Abis itu Ty-ty pengen beli kalung panjang bermata gede.....akhirnya gw juga beli 1 (tapi ga panjang banget). Kalung Ty-ty 30rb, kalung gw 32rb.
Nimbang berat badan...gw udah 53 kg sekarang...iks...beraaaat....genddduuuuut.
Sore dapat sms dari BII. Bunyinya gini,"10% cash back, hanya 1 hari saja! Minggu, 27 Mei 07 di semua Supermarket/Hypermarket, all items, dg Kartu Kredit BII. Syarat berlaku. Hub:021-78869811, ponsel 69811."
Berhub interlokal bakal mahal dan rasanya ga sebanding ama cash back, jadinya gw ga telpon deh buat konfirmasi. Tapi Minggu siang gw sms tacie, minta tolong tel kesana (kan pulsa lokal), baru sms gw syaratnya apa aja *cuman telat tuh kabarnya, gw udah kelar belanja baru ditelpon...iks...*
Malam minggu ga kemana2. Habis dijemput anby langsung pulang ke rumah. Mertua ke MC buat dansa, anby bobo, gw maen game ampe jam 02.00 tengah malam. "Finding Nemo" enak banget dimaenin, ga susah karena cuman perlu kontrol pake 2 "button". Selama ini gw paling ga bisa main pake banyak button, bingung musti hapal2 lagi. Jadinya cukup enjoy deh ama game ini.
-------------------
Minggu, 27 Mei 2007
===================
Minggu pagi seperti biasa minum jamu, nonton "Cat on The Roof" di Antv. Trus nyuci baju, nyuci piring dkk, mandi *lengkap pake acara lulur & masker rambut*. Selama itu anby maen game "Finding Nemo", ceritanya mo ngejar level gw. Akhirnya malah anby yang lebih maju daripada gw *bangkotannya game sih, pasti cepat mainnya, hehehehe*.
Abis ritual mandi, masakin air, trus goreng french Fries *pake kompor kaya jaman baheulah, soalnya gas habis pas Sabtu pagi2 waktu gw lagi masak air, dan katanya stock gas lagi kosong*.
Trus siap2 deh buat jalan2. Jemput mertua dari perkumpulan khek, jemput Ty-ty dan mama, trus berangkat ke Plaza Medan Fair. Kita ke Carrefour buat belanja. Abis banyak juga, soalnya belanja buat 1 bulan (bulan depan udah ga pake mobil lagi gara2 kasus yang gw ceritain di "Gossip TUM"). Tentunya gesek pake BII dong, soalnya kan lagi promo cash back ^_^. (Akhirnya baru diketahui ternyata hanya berlaku utk transaksi >150rb, dan hanya berlaku utk 1 transaksi pertama).
Pulangnya beli KFC & es krim Fountain.
Nyampe rumah hujan udah deras banget. Anby yang keluar buat bukain pintu dan masukin mobil, jadi gw ama mertua ga kehujanan *anby yang kehujanan*. Dan kejutannya ....... RUMAH KEBANJIRAN. Ternyata sumbat di tempat jemuran ga kuat, jadinya air masuk deh dari belakang. Padahal sumbat di tempat cuci & kamar mandi udah ditutup, ternyata maah kebobolan dari tempat jemuran. Airnya dikit lagi nyampe kamar gw ama Anby *untung pulang tepat waktu...kalo ga bisa ga bobo semalaman nih*.
Kerja keras deh bareng mertua buat ngeringin lantai. Kelar, baru beresin barang2 belanjaan. Abis itu baru mandi, trus makan malam (pake KFC), cuci2, nonton "Uptown Girl" transtv di menit2 terakhir, trus mijitin kepala anby bentar *katanya ga enak, gw kan udah cape*, bobo deh. Pokoknya semalam ga pake adegan merawat muka dan gosok gigi deh, soalnya air di kamar mandi dan tempat cuci full. Gw aja ga ngerendam baju buat dicuci. Mertua yang rendamin, dan kayanya malaman air udah surut deh.
Pagi tadi males banget bangun, pengen bobo terus. Tapi kepikiran musti masak air pake kompor minyak tanah, akhirnya terpaksa bangun **kompor kan lama banget baru masak airnya**.
------------------
Sabtu, 26 Mei 2007
==================
Pulang kerja langsung ke rumah ortu. Disana ditawarin marquisa ama bokap (bikinan sendiri buat dijual...asli home made loh). trus gw ngambil kotak buat nampung tas2 gw ('biz berserak sih kalo ga dikotakin).
Trus berangkat bareng Ty-ty ke toko, trus ke pasar deh. Di Petisah gw nyari serum buat rambut dan body lotion. Beli serum 20rb, trus body lotion Rivera 10rb. Abis itu Ty-ty pengen beli kalung panjang bermata gede.....akhirnya gw juga beli 1 (tapi ga panjang banget). Kalung Ty-ty 30rb, kalung gw 32rb.
Nimbang berat badan...gw udah 53 kg sekarang...iks...beraaaat....genddduuuuut.
Sore dapat sms dari BII. Bunyinya gini,"10% cash back, hanya 1 hari saja! Minggu, 27 Mei 07 di semua Supermarket/Hypermarket, all items, dg Kartu Kredit BII. Syarat berlaku. Hub:021-78869811, ponsel 69811."
Berhub interlokal bakal mahal dan rasanya ga sebanding ama cash back, jadinya gw ga telpon deh buat konfirmasi. Tapi Minggu siang gw sms tacie, minta tolong tel kesana (kan pulsa lokal), baru sms gw syaratnya apa aja *cuman telat tuh kabarnya, gw udah kelar belanja baru ditelpon...iks...*
Malam minggu ga kemana2. Habis dijemput anby langsung pulang ke rumah. Mertua ke MC buat dansa, anby bobo, gw maen game ampe jam 02.00 tengah malam. "Finding Nemo" enak banget dimaenin, ga susah karena cuman perlu kontrol pake 2 "button". Selama ini gw paling ga bisa main pake banyak button, bingung musti hapal2 lagi. Jadinya cukup enjoy deh ama game ini.
-------------------
Minggu, 27 Mei 2007
===================
Minggu pagi seperti biasa minum jamu, nonton "Cat on The Roof" di Antv. Trus nyuci baju, nyuci piring dkk, mandi *lengkap pake acara lulur & masker rambut*. Selama itu anby maen game "Finding Nemo", ceritanya mo ngejar level gw. Akhirnya malah anby yang lebih maju daripada gw *bangkotannya game sih, pasti cepat mainnya, hehehehe*.
Abis ritual mandi, masakin air, trus goreng french Fries *pake kompor kaya jaman baheulah, soalnya gas habis pas Sabtu pagi2 waktu gw lagi masak air, dan katanya stock gas lagi kosong*.
Trus siap2 deh buat jalan2. Jemput mertua dari perkumpulan khek, jemput Ty-ty dan mama, trus berangkat ke Plaza Medan Fair. Kita ke Carrefour buat belanja. Abis banyak juga, soalnya belanja buat 1 bulan (bulan depan udah ga pake mobil lagi gara2 kasus yang gw ceritain di "Gossip TUM"). Tentunya gesek pake BII dong, soalnya kan lagi promo cash back ^_^. (Akhirnya baru diketahui ternyata hanya berlaku utk transaksi >150rb, dan hanya berlaku utk 1 transaksi pertama).
Pulangnya beli KFC & es krim Fountain.
Nyampe rumah hujan udah deras banget. Anby yang keluar buat bukain pintu dan masukin mobil, jadi gw ama mertua ga kehujanan *anby yang kehujanan*. Dan kejutannya ....... RUMAH KEBANJIRAN. Ternyata sumbat di tempat jemuran ga kuat, jadinya air masuk deh dari belakang. Padahal sumbat di tempat cuci & kamar mandi udah ditutup, ternyata maah kebobolan dari tempat jemuran. Airnya dikit lagi nyampe kamar gw ama Anby *untung pulang tepat waktu...kalo ga bisa ga bobo semalaman nih*.
Kerja keras deh bareng mertua buat ngeringin lantai. Kelar, baru beresin barang2 belanjaan. Abis itu baru mandi, trus makan malam (pake KFC), cuci2, nonton "Uptown Girl" transtv di menit2 terakhir, trus mijitin kepala anby bentar *katanya ga enak, gw kan udah cape*, bobo deh. Pokoknya semalam ga pake adegan merawat muka dan gosok gigi deh, soalnya air di kamar mandi dan tempat cuci full. Gw aja ga ngerendam baju buat dicuci. Mertua yang rendamin, dan kayanya malaman air udah surut deh.
Pagi tadi males banget bangun, pengen bobo terus. Tapi kepikiran musti masak air pake kompor minyak tanah, akhirnya terpaksa bangun **kompor kan lama banget baru masak airnya**.
Thursday, May 24, 2007
Gosip TUM
Hari ini mo cerita tentang kejadian di kantor anby semalam.
Kejadian ini mengingatkan gw betapa banyaknya orang yang ga bersyukur dengan kondisinya, dan betapa banyak orang yang bertindak asal2an tanpa memikirkan akibatnya.
Sejak beberapa bulan lalu, anby dan orang accounting di perusahaannya udah ga ngomong. Pasalnya, tuh ce *L* pernah ke Sun Plaza bareng temannya *gw lupa namanya, tapi kerja di TUM juga*. Emang sih kalo mo pergi kemana2 sehabis jam kerja itu urusan mereka, dan anby juga ga pernah ngelarang kog. Yang jadi masalah adalah : mereka suruh supir kantor buat nungguin mereka belanja, trus nganterin mereka pulang. Mana anby ama 1 staff planning waktu itu blon pulang juga *lembur*, terpaksa deh nungguin supir balik dari nganter 2 ce itu, baru anby bisa pulang ke rumah.
Gw udah lupa hari itu anby pulangnya jam berapa, kalo ga salah kayanya jam 9-10 malam. Biasanya anby ga pernah pulang semalam itu kalo ga lagi entertaint tamu dari Jakarta. Yang gw ingat sih anby emang ngomel2 tuh 2 ce udah keterlaluan banget, untuk keperluan pribadi mereka menyebabkan lembur supir bertambah dan anby terpaksa pulang malam dan kelelahan *padahal besoknya masih harus bangun pagi2 buat kerja*
Ternyata masalah ini membuat L ga senang, dan malah diam2an ama anby. Anby yang ge merasa bersalah tentu aja ga peduli, toh yang salah emang L…udah dibilangin malah dia yang ngambek, piye toh?
Nah, akhirnya semalam *mungkin setelah mencari dan merenung sekian lama mencari kesalahan anby* si L ngadu ke bos di Jakarta (S), bahwa anby setiap sabtu selalu membawa pulang mobil dinas untuk keperluan pribadi. Ternyata peraturan dari pusat itu mobil dinas ga boleh dibawa pulang kecuali ada kasus2 tertentu yang bisa ditolerir (i.e. mobil dibawa pulang supir dengan pertimbangan bahwa rumah supir dekat dengan rumah orang yang pertama kali dijemput). Tapi menurut I (kepala bagian HRD di Jakarta), anby diminta untuk membuat proporsal agar mobil dinas boleh dibawa pulang, karena katanya "Kebijakan bisa diubah asal ada alasan yang tepat" dan "Kebijakan Normatif harap dijalankan sesuai Normanya".
J (personalia TUM) menyampaikan hal ini kepada anby, dan hasilnya anby tersinggung. Trus nulis surat ke Pak S, menjelaskan semua pangkal persoalannya. Bahkan anby membawa pulang mobil kantor membawa keuntungan kepada perusahaan (hal ini dibenarkan oleh J selaku personalia) :
1. Lembur untuk supir di hari Sabtu bisa dipangkas sampai 5 jam setiap Sabtu.
2. Supir bisa pulang lebih awal dihari Sabtu, berhubung setiap weekdays selalu ikutan lembur ampe malam buat nganterin anby.
3. Mobil dinas adalah mobil sewaan, jadi kalaupun mobil diletakkan di pabrik tidak memberi nilai tambah buat perusahaan (tidak ada yang kerja di hari Minggu).
4. Biaya servis dan perawatan mobil dinas menjadi tanggungan penuh pemilik mobil, jadi tidak merugikan perusahaan.
5. Biaya bahan bakar juga tidak pernah di-charge ke perusahaan, dan anby selalu mengisi kembali sejumlah bensin yang dipakai (ini juga diakui supir setiap mengambil kembali mobilnya di hari senin, jarum bensin tetap kembali ke posisi seperti saat ditinggalkan.
6. Jika ditinggalkan di pabrik, petugas piket kadang bisa tidur di dalam mobil, dan kadang menghidupkan radio, sehingga pernah 2 kali batere mobil tekor dan mobil sulit distarter paginya.
Dengan semua penjelasan itu, anby merasa tidak dihargai dan L itu sengaja mencari gara2 *mengibarkan bendera perang kalo menurut gw…gila tuh ce*
Padahal selama ini anby udah baik melindungi mereka semua *termasuk si L tuh*. Mereka terlambat, anby jadi tameng dan ngaku2 dia yang terlambat biar mereka ga dipotong gajinya *akhirnya anby yang dipotong habis2an*. Anby mo punya kerjasama yang baik, tapi mereka malah ngelunjak dan cari masalah *dasar ga tahu diuntung*.
Akhirnya anby ngasih solusi ke pak S. Kalau memang mau cut cost dan tidak banyak masalah mobil lagi, anby memutuskan ga perlu nyewa mobil lagi. Dengan begitu banyak yang bisa dihemat : biaya sewa, biaya bahan bakar, lembur supir, karcis parkir dan tol, dll. Dan setiap staff di TUM sebenarnya udah mendapatkan tunjangan transpor sebesar 150k (selama ini tetap dapat uang transpor meskipun dijemput). Jadi kalo ga ada mobil dinas mereka bisa nyari sendiri jalan ke kantor dengan tunjangan transpor itu.
Menurut kita sih itu solusi yang bagus. Anby ga perlu bangun terlalu pagi karena jarak rumah ke kantor ga terlalu jauh *selama ini selalu anby yang dijemput duluan, sementara staffnya dijemput belakangan...mana ada sih bos yang dijemput duluan...itulah baiknya anby*. Gw juga ga perlu bangun jam 5 pagi karena musti mandi dan siapin bekal anby sebelum anby bangun. Win-win solution tuh buat kita. Biar aja tuh L makan hasil perbuatannya sendiri. Mungkin aja bf-nya bersedia antar jemput dia ke kantor, hehehe......
Intinya....perusahaan mo nyewa mobil dinas atau tidak, selalu ada point lebihnya buat kita. Jadi kita sih enjoy aja **cuman gw tetap ga suka ama kelakuan L....kekanakan banget**
Kejadian ini mengingatkan gw betapa banyaknya orang yang ga bersyukur dengan kondisinya, dan betapa banyak orang yang bertindak asal2an tanpa memikirkan akibatnya.
Sejak beberapa bulan lalu, anby dan orang accounting di perusahaannya udah ga ngomong. Pasalnya, tuh ce *L* pernah ke Sun Plaza bareng temannya *gw lupa namanya, tapi kerja di TUM juga*. Emang sih kalo mo pergi kemana2 sehabis jam kerja itu urusan mereka, dan anby juga ga pernah ngelarang kog. Yang jadi masalah adalah : mereka suruh supir kantor buat nungguin mereka belanja, trus nganterin mereka pulang. Mana anby ama 1 staff planning waktu itu blon pulang juga *lembur*, terpaksa deh nungguin supir balik dari nganter 2 ce itu, baru anby bisa pulang ke rumah.
Gw udah lupa hari itu anby pulangnya jam berapa, kalo ga salah kayanya jam 9-10 malam. Biasanya anby ga pernah pulang semalam itu kalo ga lagi entertaint tamu dari Jakarta. Yang gw ingat sih anby emang ngomel2 tuh 2 ce udah keterlaluan banget, untuk keperluan pribadi mereka menyebabkan lembur supir bertambah dan anby terpaksa pulang malam dan kelelahan *padahal besoknya masih harus bangun pagi2 buat kerja*
Ternyata masalah ini membuat L ga senang, dan malah diam2an ama anby. Anby yang ge merasa bersalah tentu aja ga peduli, toh yang salah emang L…udah dibilangin malah dia yang ngambek, piye toh?
Nah, akhirnya semalam *mungkin setelah mencari dan merenung sekian lama mencari kesalahan anby* si L ngadu ke bos di Jakarta (S), bahwa anby setiap sabtu selalu membawa pulang mobil dinas untuk keperluan pribadi. Ternyata peraturan dari pusat itu mobil dinas ga boleh dibawa pulang kecuali ada kasus2 tertentu yang bisa ditolerir (i.e. mobil dibawa pulang supir dengan pertimbangan bahwa rumah supir dekat dengan rumah orang yang pertama kali dijemput). Tapi menurut I (kepala bagian HRD di Jakarta), anby diminta untuk membuat proporsal agar mobil dinas boleh dibawa pulang, karena katanya "Kebijakan bisa diubah asal ada alasan yang tepat" dan "Kebijakan Normatif harap dijalankan sesuai Normanya".
J (personalia TUM) menyampaikan hal ini kepada anby, dan hasilnya anby tersinggung. Trus nulis surat ke Pak S, menjelaskan semua pangkal persoalannya. Bahkan anby membawa pulang mobil kantor membawa keuntungan kepada perusahaan (hal ini dibenarkan oleh J selaku personalia) :
1. Lembur untuk supir di hari Sabtu bisa dipangkas sampai 5 jam setiap Sabtu.
2. Supir bisa pulang lebih awal dihari Sabtu, berhubung setiap weekdays selalu ikutan lembur ampe malam buat nganterin anby.
3. Mobil dinas adalah mobil sewaan, jadi kalaupun mobil diletakkan di pabrik tidak memberi nilai tambah buat perusahaan (tidak ada yang kerja di hari Minggu).
4. Biaya servis dan perawatan mobil dinas menjadi tanggungan penuh pemilik mobil, jadi tidak merugikan perusahaan.
5. Biaya bahan bakar juga tidak pernah di-charge ke perusahaan, dan anby selalu mengisi kembali sejumlah bensin yang dipakai (ini juga diakui supir setiap mengambil kembali mobilnya di hari senin, jarum bensin tetap kembali ke posisi seperti saat ditinggalkan.
6. Jika ditinggalkan di pabrik, petugas piket kadang bisa tidur di dalam mobil, dan kadang menghidupkan radio, sehingga pernah 2 kali batere mobil tekor dan mobil sulit distarter paginya.
Dengan semua penjelasan itu, anby merasa tidak dihargai dan L itu sengaja mencari gara2 *mengibarkan bendera perang kalo menurut gw…gila tuh ce*
Padahal selama ini anby udah baik melindungi mereka semua *termasuk si L tuh*. Mereka terlambat, anby jadi tameng dan ngaku2 dia yang terlambat biar mereka ga dipotong gajinya *akhirnya anby yang dipotong habis2an*. Anby mo punya kerjasama yang baik, tapi mereka malah ngelunjak dan cari masalah *dasar ga tahu diuntung*.
Akhirnya anby ngasih solusi ke pak S. Kalau memang mau cut cost dan tidak banyak masalah mobil lagi, anby memutuskan ga perlu nyewa mobil lagi. Dengan begitu banyak yang bisa dihemat : biaya sewa, biaya bahan bakar, lembur supir, karcis parkir dan tol, dll. Dan setiap staff di TUM sebenarnya udah mendapatkan tunjangan transpor sebesar 150k (selama ini tetap dapat uang transpor meskipun dijemput). Jadi kalo ga ada mobil dinas mereka bisa nyari sendiri jalan ke kantor dengan tunjangan transpor itu.
Menurut kita sih itu solusi yang bagus. Anby ga perlu bangun terlalu pagi karena jarak rumah ke kantor ga terlalu jauh *selama ini selalu anby yang dijemput duluan, sementara staffnya dijemput belakangan...mana ada sih bos yang dijemput duluan...itulah baiknya anby*. Gw juga ga perlu bangun jam 5 pagi karena musti mandi dan siapin bekal anby sebelum anby bangun. Win-win solution tuh buat kita. Biar aja tuh L makan hasil perbuatannya sendiri. Mungkin aja bf-nya bersedia antar jemput dia ke kantor, hehehe......
Intinya....perusahaan mo nyewa mobil dinas atau tidak, selalu ada point lebihnya buat kita. Jadi kita sih enjoy aja **cuman gw tetap ga suka ama kelakuan L....kekanakan banget**
Wednesday, May 23, 2007
Gossip ah...
Aha....akhirnya gw udah bisa setting bahasa blog gw ke english. Sekarang udah ga usah meraba dalam gelap lagi, hehehe....
Sekarang mo gosip dulu ah...
Bulan depan, F bakal merit ama S. Si F ini dulunya mantan sekretaris S, dan orangnya terkenal supel, ramah, dan lumayan cantik deh (putih). Bahkan saat udah pacaran ama S, sifatnya masih tetap bagus. Tapi, setelah hubungannya udah mulai kuat dan mulai planning merit , si F mulai suka marah2 ama karyawan, mulai nyusun sistem2 baru utk cutting cost perusahaan, dll. Akhirnya malah sifat ramahnya hilang sama sekali...*ini kata karyawan2 S loh, gw ga tahu deh benernya, soalnya ga sekantor*.
Cuman kalo diluaran, sifat F masih tetap ramah. Mungkin aja kalo di kantor dia musti menjaga image kalee yah, kan calon nyonya bos. Cuman F hebat juga, bisa menghandle banyak masalah di kantor sambil nyiapin meritnya. Salut...salut...
Moga2 sifat F yang ga disukai orang bisa berubah dan kembali ke F yang dulu disukai orang2.
Sekarang mo gosip dulu ah...
Bulan depan, F bakal merit ama S. Si F ini dulunya mantan sekretaris S, dan orangnya terkenal supel, ramah, dan lumayan cantik deh (putih). Bahkan saat udah pacaran ama S, sifatnya masih tetap bagus. Tapi, setelah hubungannya udah mulai kuat dan mulai planning merit , si F mulai suka marah2 ama karyawan, mulai nyusun sistem2 baru utk cutting cost perusahaan, dll. Akhirnya malah sifat ramahnya hilang sama sekali...*ini kata karyawan2 S loh, gw ga tahu deh benernya, soalnya ga sekantor*.
Cuman kalo diluaran, sifat F masih tetap ramah. Mungkin aja kalo di kantor dia musti menjaga image kalee yah, kan calon nyonya bos. Cuman F hebat juga, bisa menghandle banyak masalah di kantor sambil nyiapin meritnya. Salut...salut...
Moga2 sifat F yang ga disukai orang bisa berubah dan kembali ke F yang dulu disukai orang2.
Subscribe to:
Posts (Atom)